Oleh: denysutani | Mei 14, 2009

Doing more with less

Data merupakan bagian vital dari perusahaan di seluruh dunia. Data menjalankan operasi sehari- hari, mengatur strategi bisnis, dan menghasilkan business intelligence (BI) dan membantu menjalan ERP. Permintaan bagi departemen IT semakin bertumbuh seiring perusahaan berusaha keras untuk menggunakan data sebaik- baiknya.

Seiring berkembangnya data, mungkin anda berpikir untuk menaikkan budget untuk membeli hardware dan software baru yang lebih baik. Namun ada cara lain yang dapat dilakukan. Solusi tersebut adalah IBM DB2 database. Pengguna SAP telah menemukan bahwa bermigrasi ke DB2 meningkatkan kinerja dan mengurangi total cost of ownership (TCO).

DB2 Universal Database (UDB) solution memiliki fitur- fitur yang dapat mengurangi cost dan meningkatkan kinerja sistem.
1. kompresi

DB2 penyimpanan dilakukan dengan lebih efisien dengan menggunakan deep compression technology, yang dapat mengurangi size dari tabel database hingga 70-85%, memberikan respon I/O yang lebih cepat dan menghemat memory, mempercepat backup dan restore, dan mengurangi kebutuhan kapasitas penyimpanan hingga 50%.

Roland Heim,SAP Basis administrator mengatakan bahwa database mereka lebih kecil 43%, disamping itu sama sekali tidak ada pengurangan kinerja di batch, dan transaksi online berjalan 20% lebih cepat. Sebagai tambahan, deep compression didukung oleh semua versi SAP, dari R/3 3.1l hingga yang terbaru.

2. DPF Scale-Out Technology

Fitur lainnya adalah Database Partitioning Feature (DPF), yang menawarkan teknologi scale-up dan scale-out untuk SAP BI. Didukung sepenuhnya dari SAP BI 2.0. Dengan fitur ini pelanggan dapat menjalankan SAP BI dengan hardware yang berbiaya rendah.

3. Multi-Dimensional Clustering

Multi-dimensional clustering (MDC), adalah fitur lain dari DB2 yang memungkinkan pelanggan melakukan lebih banyak dengan usaha lebih sedikit. Matthias Assmann, kepala manager, Information T-Mobile UK, mengatakan, “Kita menggunakan DB2 sebagai pilihan untuk SAP Netweaver BI karena DB2 menawarkan administrasi yang mudah dan mengurangi biaya lisensi.”

4. Built-in Backup and Recovery

DB2 dilengkapi dengan high-availability disaster recovery (HADR) yang sangat cepat mengatasi bencana. Sangat didukung dan telah teruji oleh SAP. DB2 juga dilengkapi dengan fitur automatic backup and recovery, sehingga ketika DB2 selesai di konfigurasi, pelanggan tidak perlu memikirkannya lagi.

5. Designed to Run Invisibly

DB2 dirancang untuk dapat berintegrasi dengan SAP. Menurut Jsrg Stubbe, CIO, Pilz GmbH & Co. KG, DB2 terintegrasi secara utuh ke dalam DBA Cockpit di dalam SAP Computing Center Management System, sehingga mudah untuk digunakan.

6. Integrasi

DB2 dan SAP telah teruji untuk saling terintegrasi. Pada kenyataannya, IBM menjalankan bisnisnya dengan solusi dari SAP dan SAP menjalankan lebih dari 1100 sistem dengan DB2

Sumber
http://www.ibmsystemsmag.com/aix/februarymarch08/ittoday/19809p1.aspx


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: