Oleh: denysutani | Oktober 3, 2009

DB2 Spatial Extender part2

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat database spatial.
1. install DB2 9.5 ESE
2. install DB2 spatial extender for 9.5, default setting
3. buat database khusus untuk spatial
db2 create db spatial

4. enable fitur spatial extender
db2se enable_db spatial

Enabling database. Please wait …
GSE1036W  The operation was successful.  But values of certain
database manager and database configuration parameters should be
increased.
5. Kemudian dengan menggunakan file yang telah disediakan oleh DB2 Spatial Extender, kita mengimport file tersebut untuk mengisi database kita. Dengan mengimport file tersebut, kita membuat table bernama MAIN_STREETS, dengan kolom yang berisikan data spatial bernama SHAPE

db2se import_shape SPATIAL -filename sjMainStreets -srsName NAD83_SRS_1 -tablename MAIN_STREETS -createTableFlag 1 -spatialColumn SHAPE -idColumn SE_ROW_ID -commitScope 1000 -client 1

File tersebut bisa didapatkan di
…\GSE\image\db2\Windows\GSE_0029.cab

Kemudian kita membuat semua kolom spatial memiliki sebuah spatial reference system.

db2se register_spatial_column SPATIAL -tablename MAIN_STREETS -columnName SHAPE -srsName NAD83_SRS_1

Jika kita melihat, maka kita sudah membuat sebuah table berisikan data spatial. Data ini dapat dilihat secara visual dengan menggunakan tool seperti ESRI ArcExplorer, ArcView GIS, ArcInfo, ArcView BusinessAnalyst, ArcIMS dan ArcSDE.

Semoga bermanfaat.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: