Oleh: denysutani | Januari 21, 2010

DB2 HADR step by step

Berikut merupakan simulasi langkah-langkah melakukan HADR.
1. Buatlah 2 buah instance bernama HADR_P dan HADR_S dengan instance HADR_P telah memiliki sebuah database bernama HADB dengan alias HADBP
2. Klik kanan database HADB, pilih High Availability Disaster Recovery, Setup.
3. Klik configure untuk mengubah tipe log menjadi archive
4. Pilih system name dan instance name dimana database standby akan berada. Gunakan option use a backup image untuk membuat database standby.
5. Pilih image backup yang telah kita lakukan pada langkah ke 3.
6. Database name untuk standby server secara default akan bernama HADB (sama dengan database primary). Isi HADBS sebagai database alias untuk database standby.
7. Isi host name, HADR service name dan HADR port number yang sesuai. DB2 akan otomatis mengisi parameter yang sesuai.
8. Isi alternate port number jika dibutuhkan
9. Pilih synchronization mode yang dibutuhkan.
10. Klik finish
11. Jika berjalan dengan baik, klik kanan database HADBP, pilih High Availability Disaster Recovery, Manage.
Akan keluar gambar seperti berikut

Selamat mencoba


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: