Oleh: denysutani | November 22, 2009

DB2 – Oracle Migration Parameter

Ada beberapa parameter yang sebaiknya diganti sebelum melakukan migrasi dari Oracle ke DB2. Parameter ini berguna untuk mempermudah atau mengotomatisasi proses migrasi.

1. DB2_COMPATIBILITY_VECTOR (registry)
Isi nilai parameter ini dengan “ORA”. Ini merupakan level kompatibilitas tertinggi. Setelah mengubah parameter ini jangan lupa untuk merestart instance.

2. DB2_DEFERRED_PREPARE_SEMANTICS (registry)

Meningkatkan kompatibilitas antara aplikasi Oracle dan DB2. Dengan mengisi parameter ini menjadi “YES”, maka SQL statement dinamis akan dievaluasi di OPEN atau EXECUTE bukan di PREPARE. Hal ini berguna untuk mengambil kelebihan dari tipe data implisit yang baru di DB2 dan mencegah error yang mungkin terjadi pada langkah PREPARE. Setelah mengubah parameter ini jangan lupa untuk merestart instance.

3. AUTO_REVAL (database configuration)

Melakukan revalidation ketika sebuah object invalid terdeteksi. Default valuenya adalah “DEFERRED” yang akan melakukan revalidasi terhadap sebuah objek jika terjadi reference kembali terhadap objek tersebut. Jika parameter ini diisi dengan “DEFERRED_FORCE” maka objek akan sukses dibuat walaupun bergantung pada objek yang invalid / belum ada. Jangan lupa untuk melakukan deactivate database agar perubahan terjadi.

4. DECFLT_ROUNDING (database configuration)

Parameter ini berguna untuk menentukan rounding mode untuk decimal floating point. Di Oracle, rounding modenya adalah “ROUND_HALF_UP”, sedangkan by default parameter ini bernilai “ROUND_HALF_EVEN”. Jangan lupa untuk melakukan deactivate database agar perubahan terjadi.

Sumber
Oracle to DB2 Conversion Guide

Oleh: denysutani | November 21, 2009

Cognos Go!Mobile Blackberry Simulator

Cognos Go!Mobile sangat berguna bagi para eksekutif yang mungkin tidak sempat selalu berada di depan komputer untuk melihat laporan perusahaan. Dengan aplikasi ini dimungkinkan mereka dapat melihat laporan yang ada melalui handphone, PDA atau blackberry.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan simulasinya.
1. Install JDK 6 dan jalankan command “set JAVA_HOME=”<path>”. Pada percobaan ini saya menggunakan JDK 6 update 2.
2. Install Go!Mobile. Pada percobaan ini saya menggunakan Go!Mobile 8.4
3. Install JDE 4.7.0 dan BB simulator 4.7.0.75_9539-Verizon.
4. Start menu -> All Programs -> Research In Motion -> BlackBerry JDE 4.7.0 -> Run MDS-CS
5. Start menu -> All Programs -> Research In Motion -> BlackBerry Smartphone Simulators 4.7.0 -> 9530-Verizon
5. Load file java di web-content/mobile/rim_desktop/4.2 yaitu cognos_mobile.cod dan cognos_mobile_settings.cod
6. File -> Reset
7. Masuk ke Menu download dan masuk ke Log On, ketikan http://Cognos_ServerName/cognos8/cgi-bin/cognos.cgi. Akan muncul notifikasi untuk memasukkan userid dan password.
8. Pilih browse untuk melihat report yang ada di server. Gunakan panah di keyboard untuk memilih menu terlebih dahulu, baru menggunakan mouse untuk mengklik. Jika berhasil dengan baik dan report di Cognos server telah tersdia, maka report akan muncul.
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

9. Jika tidak berhasil, masuk ke dalam Cognos homepage. Pilih report yang ada, dan klik “run with option”.
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

10. Kemudian pilih “send the report to my mobile device”, uncheck prompt for value. Klik run
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Terima kasih banyak untuk mas Oktavian yang membantu sehingga simulasi ini berjalan dengan baik.

Sumber
http://masoktavianpd.blogspot.com/2009/08/cognos-go-mobile-blackberry-simulator.html

Oleh: denysutani | November 20, 2009

Cognos Go!Office

Cognos Go!Office merupakan sebuah aplikasi dari COgnos yang berguna untuk menghubungan Microsoft Office dengan Cognos. Dengan aplikasi ini, pengguna Microsoft Office dapat dengan mudah memunculkan report yang ada di Cognos.

1. Buka Microsoft Office, misalnya MS Word.
2. Jika Cognos Go!Mobile telah terinstall dengan benar, maka akan muncul icon IBM Cognos 8 di toolbar
3. Klik icon tersebut, sehingga muncul panel baru.
4. Masukkan user ID dan password
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

5. Di panel akan muncul struktur folder yang ada di Cognos
6. Drag and drop report yang ingin dimasukkan ke dalam Ms Word. Jika berhasil maka akan muncul gambar seperti berikut.
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Semoga bermanfaat. :)

Oleh: denysutani | November 19, 2009

Ucapan terima kasih kepada pengemudi Blue Bird

Sekedar sharing saja, pada hari senin tanggal 16 November PK 08.50, saya naik taksi blue bird. Tanpa disengaja saya lupa untuk menurunkan barang bawaan berupa infocus. Parahnya saya lupa nomor taxi dan nama pengemudinya. Satu-satunya yang bisa menjadi pegangan hanyalah sebuah voucher taxi yang saya gunakan.

Segera saya menelpon call center blue bird dan dibuatkan laporannya. Mereka segera membroadcast ke masing-masing pool untuk memonitor.

Setelah menunggu hingga PK 21.30, seseorang dari pool menelpon saya dan mengatakan bahwa seorang pengemudi menemukan barang tersebut.

Sebenarnya saya sudah pasrah barang tersebut hilang, karena dia dapat dengan mudah menghilangkan voucher yang menjadi satu-satunya petunjuk (karena saya tidak ingat sama sekali nomor taxi dan nama pengemudi).

Akhirnya oleh pihak blue bird, barang tersebut diantar kembali ke saya. Ketika saya menanyakan biaya untuk jasa pengantaran, mereka menolak menerima uang saya.

Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pak Zainuddin (sang pengemudi). Juga kepada pihak blue bird yang mempunyai respon yang tanggap dan memiliki pengemudi yang berintegritas tinggi.

Pesan moral : jika naik taksi selalu catat nama pengemudi dan nomer taxi, juga jangan lupa untuk mengecek barang bawaan sebelum meninggalkan taxi. Semoga tidak terjadi pada teman-teman yang lain

Oleh: denysutani | November 19, 2009

Cognos – Install TM1

Untuk menginstall TM1 9.4 dibutuhkan NET Framework 3.0
1. Dari folder TM1, klik setup.exe, kemudian pilih language yang akan digunakan.
2. Jika ada muncul warning, tekan OK. Next
3. Pada License Aggrement, pilih I accept dan klik next
4. Pada choose product, ada 3 pilihan. Kita pilih yang TM1
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

5. Atur path dimana TM1 akan diinstall, kemudian untuk installation type pilih custom
6. Kemudian kita dapat memilih komponen apa saja yang dibutuhkan. Jika sudah maka klik next
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

7. Pada TCP/IP Port Configuration, kita atur port number yang diperlukan
- TM1 Admin Host Port Number merupakan dimana Admin server akan mendengar request dari client. Defaultnya adalah 5495
- TM1 SSL Admin Server Port Number merupakan port untuk berkomunikasi dengan SSL. Defaultnya adalah 5498
- TM1 Client Message Port Number merupakan port kedua yang akan digunakan progress message ketika operasi yang panjang akan dicancel. Defaultnya adalah 123456
8. Kemudian tentukan username dan password. Ingat untuk menggunakan nama DOMAIN/USERNAME

9. Pada security setting kita dapat memilih 3 pilihan
- integrated login : login terintegrasi dengan OS
- TM1 authentication : ketika login ke TM1, user harus memasukkan username dan password terlebih dahulu
- LDAP authentication : sistem keamanan menggunakan LDAP
Kita pilih untuk menggunakan TM1 authentication

10. Pada TM1 Server Setting, kita gunakan default value. Kita dapat menginstall 3 TM1 server sekaligus jika dibutuhkan.

11. Pada TM1 Client Configuration, gunakan default value.
12. Klik Install

Oleh: denysutani | November 18, 2009

Cognos – Install Cognos Planning

1. Masuk ke folder Cognos Server, dan klik issetup.exe
2. Pilih bahasa yang akan digunakan. Klik next

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

3. Pilih option I accept
4. Atur path di tempat Cognos berada
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

5. Pilih komponen apa saja yang ingin diinstall. Uncheck pada Analyst UNC Connection Point
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

6. Pada shortcut folder, gunakan default value.
7. Lihat kembali summarynya jika ada sesuatu yang kurang. Klik next untuk menjalankan proses install
8. Klik finish.

Oleh: denysutani | November 17, 2009

Cognos – Install Cognos Planning Admin

1. Masuk ke folder Cognos Planning , dan klik issetup.exe
2. Pilih bahasa yang akan digunakan. Klik next
3. Pilih option I accept
4. Installation location sudah terisi otomatis. Klik next
5. Pilih komponen apa saja yang ingin diinstall.
6. Pada shortcut folder, gunakan default value.
8. Lihat kembali summarynya jika ada sesuatu yang kurang. Klik next untuk menjalankan proses install
9. Klik finish.

Oleh: denysutani | November 16, 2009

DB2 Tools – db2diag

Tool ini sangat berguna ketika kita mencari sumber dari suatu masalah. db2diag berguna untuk memfilter dan menganalisa file db2diag.log yang berisi tentang informasi yang terjadi di dalam DB2 (tergantung tingkat parameter DIAGLEVEL)

Skip visual syntax diagram

V              |
>>-db2diag–+———————-+—-+———-+-+———->
+- -h– -optionList—-+    ‘-filename-’
+-?– -optionList——+
‘- -help– -optionList-’

>–+——————————–+—————————>
‘-+- -g–fieldPatternList——+-’
+- -filter–fieldPatternList-+
+- -gi–fieldPatternList—–+
+- -gv–fieldPatternList—–+
+- -giv–fieldPatternList—-+
‘- -gvi–fieldPatternList—-’

>–+———————-+–+———————+————>
‘- -pid–processIDList-’  ‘- -tid–threadIDList-’

>–+———————-+–+————————+———>
‘-+- -n—-+–nodeList-’  ‘-+- -e—–+–errorList-’
‘- -node-’                ‘- -error-’

>–+————————+–+————-+——————>
‘-+- -l—–+–levelList-’  ‘-+- -c—–+-’
‘- -level-’                 ‘- -count-’

>–+—————+–+——-+–+———-+–+———+——>
‘-+- -V——-+-’  ‘- -cbe-’  +- -v——+  ‘- -exist-’
‘- -verbose-’               ‘- -invert-’

>–+———-+–+——————+—————————>
‘- -strict-’  ‘- -rc–+-rcList-+-’
‘-switch-’

>–+———————+–+————————+———->
‘- -fmt–formatString-’  ‘-+- -o——+–pathName-’
‘- -output-’

>–+———————————————–+————>
‘-+- -f——+–+—————————–+-’
‘- -follow-’  +-startTime——————-+
+-:–sleepInterval————+
‘-startTime–:–sleepInterval-’

>–+—————————————————+——–>
‘-+- -H——-+–+——————————–+-’
‘- -history-’  +-historyPeriod——————+
+-:–historyBegin—————-+
‘-historyPeriod–:–historyBegin-’

>–+—————————————+——————–>
‘-+- -t—-+–+-startTime————-+-’
‘- -time-’  +-:–endTime————+
‘-startTime–:–endTime-’

>–+—————————-+——————————><
‘-+- -A——-+–+———+-’
‘- -archive-’  ‘-dirName-’

Beberapa contoh penggunaan
1. db2diag : menghasilkan output dari file db2diag.log. Berikut merupakan cuplikan dari output tersebut

—————————————————————————————–
2009-10-20-12.54.18.137000+420 I5793684H515       LEVEL: Event
PID     : 1604                 TID  : 6308        PROC : db2syscs.exe
INSTANCE: DB2                  NODE : 000         DB   : SPATIAL
APPHDL  : 0-77                 APPID: *LOCAL.DB2.091020050616
AUTHID  : 8SDENY
EDUID   : 6308                 EDUNAME: db2stmm (SPATIAL) 0
FUNCTION: DB2 UDB, config/install, sqlfLogUpdateCfgParam, probe:20
CHANGE  : STMM CFG DB SPATIAL: “Database_memory” From: “36940″ <automatic>  To:
“37920″ <automatic>
—————————————————————————————–

Kita lihat disini ada beberapa parameter misalnya level, db, node, appid, instance dsb. Parameter inilah yang berguna saat kita melakukan filtering.

2. db2diag -g db=sample : menghasilkan output yang berkaitan dengan database sample saja
3. db2diag -g level=severe : menghasilkan output yang tingkat levelnya severe
4. db2diag -help : menampilkan bantuan untuk menggunakan db2diag

Sumber
http://publib.boulder.ibm.com/infocenter/db2luw/v8/index.jsp?topic=/com.ibm.db2.udb.doc/core/r0011728.htm

Oleh: denysutani | November 15, 2009

Websphere – install WAS 6.1 FP 15 WinServer 2003

1. Download update manager dan file fixpack, extract file updateinstaller
2. Matikan proses WAS
3. Jalankan install.exe dari updateinstaller
4. Next
5. Pilih I accept dan next
6. Maka akan muncul system prereq check, jika sukses klik next
7. Directory path di C:\IBM\Webpshere\UpdateInstaller
8. Next 2x
9. Check launch IBM Update installer for websphere on exit
10. Finish
11. Muncul windows IBM IBM Update installer for websphere Software 6.1.0.15
12. Next
13. Pilih path dimana kita menginstall WAS
14. Pilih install maintenance package
15. Letakkan file fixpack ke C:\IBM\WebSphere\UpdateInstaller\maintenance. Klik next
16. Klik next
17. Perhatikan pre requisite, biasanya ada proses yang masih menyala dan harus di stop. Jika tidak ada klik next
18. Jika sudah selesai jalankan kembali WAS admin dan cek versinya.
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Semoga bermanfaat.

Oleh: denysutani | November 14, 2009

Websphere – WAS installation

Install WAS Server ND 6.1

1. Klik launchpad.exe sehingga muncul WIndows WAS ND
2. Pilih launch the installation wizard for WAS ND
3. Default setting, check Install the sample application untuk mencoba-coba
4. Pilih path di C:\IBM
5. Pada environtment pilih Cell(deployment manager and a managed node)
6. Isi username dan password
7. Baca kembali summary. Klik next untuk memulai instalasi
8. Jika sudah selesai akan keluar Windows First Step.
9. Lakukan installation verification
10.Klik Start the deployment manager
11 Klik administrative console
12. Jika berhasil maka akan keluar layar seperti berikut
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

14. Berikut gambar jika kita sudah berhasil masuk ke WAS.
Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Semoga bermanfaat

Tulisan Sebelumnya »

Kategori